DAMPAK PENGGUNAAN SMARTPHONE BAGI SISWA

Gambar ilustrasi/ Peserta Didik Belajar di Kelas Menggunakan Smartphone

Menurut TechCrunch (4/2/2019): Masyarakat 5.0 mengacu pada enam pilar utama yang meliputi infrastruktur, teknologi keuangan, perawatan kesehatan, logistik, dan AI. Teknologi dan inovasi perlu dimanfaatkan untuk membantu dan memajukan masyarakat, bukan untuk menggantikan peran manusia. Sementara itu, Charles A Beard mengemukakan bahwa revolusi industri 4.0 sebenarnya fokus pada material (membuat sesuatu) dan pada manusia (sosial).

Dalam era revolusi industri 4.0 dan masyarakat 5.0, dimana menjadi era yang serba digital seperti zaman sekarang ini, penggunaan Handphone (smartphone) telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari kita, termasuk pada siswa. Meskipun Smartphone ini membawa sejumlah dampak positif, namun juga menimbulkan beberapa dampak negatif. Artikel ini akan membahas beberapa dampak yang ditimbulkan dari penggunaan smartphone di kalangan siswa, baik itu dampak positif maupun dampak negatif.

 

Beberapa dampak positif penggunakan smartphoone di kalangan siswa diantaranya:

  1. Siswa memiliki akses yang lebih cepat ke sumber belajar (Informasi pendidikan), Smartphone dapat memberikan akses secara langsung ke berbagai sumber informasi dan aplikasi pendidikan, dan ini memungkinkan siswa untuk belajar dengan lebih mudah, cepat, dan efisien.
  2. Siswa memiliki peningkatan keterlibatan dalam proses pembelajaran, siswa juga bisa mengggunakan berbagai aplikasi pendidikan, video pembelajaran, e-book, dan platform pembelajaran online lainnya yang bisa meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
  3. Siswa bisa lebih bebas dalam belajar, bisa belajar di mana saja dan kapan saja (tidak terbatas ruang dan waktu) dengan bantuan smartphone, sehingga memungkinkan adanya pembelajaran yang lebih fleksibel.
  4. Siswa juga bisa memanfaatkan smartphone sebagai alat bantu menyelesaikan pekerjaan rumah (PR) yang diberikan guru di sekolah, smartphone juga bisa digunakan sebagai alat bantu dalam menyelesaikan berbagai tugas sekolah, baik itu tugas akademik maupun non akademik.
  5. Penggunaan smartphone juga bisa membantu siswa untuk menjadi lebih familiar dengan dunia teknologi yang terus berkembang dengan pesat, keterampilan menggunakan smartphone sangat penting di dunia yang semakin maju khususnya dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi yang semuanya mengarah ke era digitalisasi.

 

Sedangkan beberapa dampak negatif yang bisa muncul antara lain:

  1. Siswa bisa mengalami gangguan dalam berkonsentrasi, seringnya penggunaan smartphone yang berlebihan bisa mengganggu konsentrasi siswa, terutama saat belajar atau mengerjakan tugas, baik saat siswa berada di lingkungan sekolah maupun saat berada di lingkungan rumah dan lingkungan masyarakat.
  2. Siswa juga bisa menjadi ketergantungan terhadap platform media sosial (medsos) dan platform permainan (game online) yang sangat marak saat ini (facebook, twitter, whatsapp, telegram, instagram, tiktok, game online, dll), ketergantungan pada media sosial dan game online bisa mengakibatkan penurunan produktivitas dan memengaruhi kesehatan fisik maupun mental/jiwa siswa.
  3. Siswa juga berpotensi terlibat atau terkena bully saat bermedsos (cyberbullying), risiko terlibat dalam kegiatan cyberbullying atau menjadi korban bully bisa meningkat seiring dengan meningkatnya interaksi melalui smartphone saat bermedsos.
  4. Siswa juga bisa menjadi anak yang kurang bisa bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya, meskipun smartphone memungkinkan konektivitas secara online, penggunaan smartphone secara berlebihan juga bisa menyebabkan isolasi sosial di dunia nyata.

 

Kemudian kira-kira bagaimana alternatif solusinya:

  1. Pentingnya pengawasan siswa oleh orang tua, orang tua harus proaktif dengan kegiatan anak-anaknya dan senantiasa memantau serta mengatur penggunaan smartphone bagi anak-anaknya untuk memastikan penggunaan smartphone yang baik dan benar.
  2. Siswa perlu diberikan pemahaman tentang pentingnya etika (etika digital) dalam bermedia sosial, bermain game online, dll, serta bagaimana menggunakan smartphone secara benar dan bertanggungjawab.
  3. Siswa harus bisa menentukan batas waktu penggunaan smartphone, terutama saat belajar dan menjelang tidur, untuk menjaga keseimbangan dirinya.
  4. Siswa perlu menjaga keseimbangan antara aktifitas digital dan aktifitas fisik, siswa juga harus tetap aktif secara fisik serta terlibat dalam kegiatan sosial di dunia nyata.

 

Dengan kondisi tersebut perlu dipahami beberapa dampak yang ada, baik dampak positif maupun dampak negatif penggunaan smartphone, agar siswa dapat memanfaatkan smartphone sebaik mungkin untuk mendukung pembelajaran dan perkembangan pribadi mereka. Pendidik, orang tua, dan siswa sendiri memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif dalam penggunaan teknologi smartphone ini. Sekian. Wassalam.

 

Penulis: Moh. Arief Darmawan (Guru MAN 2 Lamongan)

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email